Mercy Rasakan Manisnya Pameran Independen

Menggenjot penjualan di akhir tahun, Mercedes-Benz Indonesia resmi menggelar pameran independen di Jakarta. Selama empat hari berlangsung, animo yang didapat sudah bisa membuat Mercy tersenyum manis.

Deputy Director Marketing Communication MBI, Hari Arifianto, mengatakan, sudah ada puluhan unit pemesanan selama empat hari berlangsung.

“Sampai acara hari ini sudah lebih dari 40 unit yang dipesan dari semua model yang kami tampilkan. Harapannya bisa tambah lagi di sisa satu hari besok,” ucap Hari kepada KompasOtomotif saat pesta penutupan Mercedes-Benz Star Expo 2016 di Jakarta, Sabtu (26/11/2016).

Dari seluruh line-up yang ditampilkan, ada tiga tipe yang menjadi andalan utama MBI, yakni New Generation Compact Car (NGCC), C-CLass, dan E-Class. Tapi bicara soal dominasi pemesanan selama acara, C-Class dan E-Class tetap menjadi juaranya.
Ghulam/KompasOtomotif
Mercy buat pameran independen terbesar di Indonesia.

“Paling banyak masih tetap versi tradisional kami, C-Class dan E-Class. Untuk E-Class selama pameran kami tampilkan dengan varian warna yang lebih beragam, misalnya hijau, merah, dan biru. Warna ini memang jarang dilihat konsumen dan banyak yang suka,” ucap Hari.
Selain bisa melihat, konsumen juga bisa merasakan langsung sensasi berkendara dari unit yang disukainya. Pihak MBI menyediakan secara lengkap semua tipe yang bisa di test drive di lokasi acara.

Batal Tuntut Rp 1 T, Pihak Diler Damai dengan Ford

Sengketa perusahaan diler dengan Ford Motor Indonesia (FMI) berujung kata damai. Sebagian besar perusahaan diler kini bekerja sama dengan pihak pengganti FMI untuk layanan purna jual, RMA Group.

Pernyataan resmi berhenti beroperasi FMI pada Januari lalu sontak diprotes keras oleh para perusahaan diler. Sikap FMI yang dirasa menunda penyelesaian dibalas ancaman langkah hukum oleh gabungan perusahaan yang memiliki total 31 diler.

Ultimatum Terakhir Pengusaha Diler buat Ford Indonesia

Harry Ponto, kuasa hukum gabungan perusahaan diler tersebut sempat melayangkan dua kali somasi kepada FMI yang isinya meminta ganti rugi senilai Rp 1 triliun. FMI dikatakan tidak pernah menanggapi secara resmi, hingga akhirnya berlanjut ke somasi ketiga.

Presiden Direktur salah satu perusahaan diler Ford, AK Group, Andee Yoestong menjelaskan, setelah somasi ketiga meluncur pihak FMI merespons dengan mengajak duduk bersama. “Akhirnya damai,” ucap Andee, ketika ditanya hasil diskusi bersama FMI, Sabtu (26/11/2016).

Meski begitu, Andee menolak membeberkan hasil diskusi tersebut. Intinya, kata Andee, kalau damai berarti ada solusi.
Febri Ardani/KompasOtomotif
Diler Auto Kencana Jakarta Pusat masih melayani servis kendaraan Ford.
Gabung ke RMA Group

RMA Group yang mengemban tugas melayani servis kendaraan Ford serta menjamin ketersediaan suku cadang dan klaim garansi, telah merangkul para perusahaan diler. Sebagian besar perusaaan diler setuju bergabung.

Yanto Mardianto, Senior Manager Marketing & Sales RMA Group, menjelaskan, sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia, RMA Group wajib beropasi menggunakan perusahaan asal dalam negeri. Maka itu operasionalnya dilimpahkan ke PT Mitra Bisnis.

Saat ini terdapat 34 diler yang berada di bawah naungan RMA Group. Sebanyak 29 unit merupakan diler Ford yang sudah ada sedangkan lima sisanya baru diresmikan.

Mercy Buka Ceruk Baru dengan “Line-Up” SUV

Selain pertumbuhan multi purpose vehicle (MPV), tahun ini segmen sport utility vehicle (SUV) mulai bergairah. Bukan hanya untuk merek Jepang, Mercedes-Benz sebagai perwakilan Eropa juga ikut menikmati hasil manis dari penjualan SUV di Tanah Air.

Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication Mercedes Benz Indonesia (MBI), menerangkan bahwa pasar SUV prospeknya makin menarik dan bakal berkembang di 2017 mendatang.

“Cukup menarik, karena baru tahun ini kami sediakan line-up lengkap SUV tapi pasarnya cepat berkembang. Secara keseluruhan SUV kami tumbuh sampai 30 persen,” kata Hari saat kepada KompasOtomotif dalam seremoni penutupan pameran indpenden Mercy di Jakarta, Sabtu (26/11/2016).

Mercy Rasakan Manisnya Pameran Independen

Melihat dari pertumbuhan tahun ini, Hari optimistis di tahun 2017 SUV Mercy akan tetap eksis. Bahkan dengan banyaknya model yang dikeluarkan, ia mengatakan bisa mengolah pasar baru selain Jakarta.
Ghulam/KompasOtomotif
Mercy buat pameran independen terbesar di Indonesia.

“Dengan SUV kami berharap bisa mengarap ceruk baru di luar Jakarta. Beberapa kota seperti Medan dan Surabaya growth-nya lumayan. Hal ini tidak lepas dari fungsi SUV yang nyaman digunakan terkait masalah infrastruktur jalan yang kurang baik,” ujar Hari.

Sedangkan ketika ditanya soal jagoan utamanya, Hari mengaku sampai saat ini seri GLE masih mendominasi dibandingkan GLC. “GLC itu cukup baru, tidak seperti GLE yang reputasinya sudah terbentuk lebih dulu dengan generasi ML, jadi kita cukup effort lebih di GLC,” ucap Hari.