Ford Masih Mungkin Kembali ke Indonesia

Setelah 16 tahun berada di Tanah Air, Ford Motor Indonesia (FMI) mulai resmi menghentikan importasi kendaraan pada tahun ini. Efeknya penjualan unit baru hanya tinggal menghabiskan stok tersisa di diler. Lantas apa ada kemungkinan merek Amerika Serikat ini kembali lagi beroperasi di Tanah Air?

Pihak pengganti yang ditunjuk Ford Motor Company (FMC) bekerja melanjutkan layanan purnajual Ford di Indonesia, RMA Group, menjelaskan, kemungkinan untuk kembali itu tetap ada. Kendati begitu, pihak dikatakan saat ini fokusnya ingin menguatkan kepercayaan masyarakat lebih dulu lewat layanan purnajual.

“Semua harus bertahap, karena kemarin kasusnya pernyataan FMI mendadak. Mungkin dampaknya masih ada sampai sekarang. Konsumen pun kalau mau beli mobil baru, ragu, mereka mau lihat servis mobil dilayani atau tidak. Itu dulu. Kami mau fokus ke situ dulu kita berikan yang terbaik,” ujar Yanto Mardianto, Senior Manager Marketing & Sales RMA Group, di Jakarta, Sabtu (26/11/2016).

Tidak dijelaskan Yanto, mengambil alih peran importasi kendaraan Ford apakah masuk dalam agenda jangka panjang. Namun anggapannya begitu purna jual menguat maka memudahkan bendera Ford berkibar lagi.

“Untuk sementara kami belum mau memikirkan jualan. Tapi kami pun akan siap kapanpun kalau dikasih tanggung jawab dari FMC,” kata Yanto.

Salah satu perusahaan diler Ford, Auto Kencana Group, juga mengatakan juga siap jika ditugaskan menjual lagi kendaraan Ford. Presiden Direktur Auto Kencana Group Andee Yoestong mengatakan semuanya tergantung RMA Group.

“Rencana sih ada cuma tidak tahu kapan,” kata Andee.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s